Jabatan Kabais TNI Yudi Abrimantyo Dilepas, Kasus Air Keras Seret Anggota Bais Jadi Sorotan, Publik Makin Curiga

Kabais TNI Yudi Abrimantyo Lepas Jabatan
Sumber :
  • ANTARA

VIVA Banyumas – Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus membuat Mabes TNI menyoroti peran anggota Bais, hingga berujung pada langkah kabais tni yudi abrimantyo dalam menghadapi penyelidikan internal.

img_title TNI Ubah Markas OPM di Intan Jaya Jadi Pos Taktis demi Jaga Keamanan dan Kedaulatan Papua

Markas Besar TNI mengonfirmasi bahwa posisi strategis di tubuh intelijen militer mengalami perubahan.

Jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis yang sebelumnya dipegang oleh kabais tni yudi abrimantyo kini telah diserahkan.

img_title TMMD Banyumas ke 126 Resmi Dibuka, TNI Bangun Jalan 2 Km dan Puluhan Fasilitas Umum di Cingebul

Langkah ini berkaitan dengan proses penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang tengah menjadi sorotan publik.

"Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Pernyataan tersebut menegaskan adanya langkah internal yang diambil sebagai bentuk tanggung jawab institusi.

img_title Kenaikan Gaji ASN Butuh Tambahan Rp14 Triliun, Menkeu Purbaya Ingatkan Jangan Terlalu Cepat Berharap!

Meski demikian, pihak TNI belum menguraikan secara detail terkait mekanisme penyerahan jabatan tersebut, termasuk apakah posisi yang sebelumnya dipegang oleh kabais tni yudi abrimantyo langsung diisi oleh pejabat baru atau hanya bersifat sementara.

Sejumlah jurnalis yang hadir dalam konferensi pers sempat menggali informasi lebih lanjut.

Mereka mempertanyakan apakah terjadi pergantian definitif di kursi Kabais. Namun, Aulia tidak memberikan penjelasan rinci mengenai hal tersebut, sehingga memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik.

Di sisi lain, kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus terus diproses. Insiden tersebut diduga melibatkan empat anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.

Keempat individu yang telah ditetapkan sebagai terduga pelaku masing-masing adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

Saat ini, seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyelidik internal TNI.

Proses ini dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta memastikan adanya penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.

Perkembangan terkait kabais tni yudi abrimantyo dan kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat.

Publik menunggu kejelasan lebih lanjut, baik mengenai hasil penyelidikan maupun arah kebijakan TNI dalam menyikapi kasus yang menyita perhatian tersebut.