OTT KPK di Cilacap Seret Bupati Syamsul Auliya Rahman, Berikut Daftar Harta Kekayaan yang Dilaporkan ke LHKPN

Harta Kekayaan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman
Sumber :
  • Istimewa

Cilacap, VIVA Banyumas – Kasus OTT KPK yang menjerat Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman di Cilacap membuat publik menyoroti data LHKPN serta rincian harta kekayaan Bupati Cilacap yang dilaporkan.

img_title Jeritan Buruh Cilacap di May Day: Dari Upah Murah sampai Kekerasan Kerja, Pemerintah Diminta Tak Tutup Mata

Kasus dugaan korupsi kembali menyeret kepala daerah. Kali ini, sorotan tertuju pada Kabupaten Cilacap setelah Bupati setempat, Syamsul Auliya Rahman, terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penangkapan tersebut memicu perhatian publik, terutama terkait dugaan penerimaan dana yang berkaitan dengan sejumlah proyek di wilayah tersebut.

img_title Awal Mei Tak Sepenuhnya Cerah! BMKG Ungkap Cilacap dan Sejumlah Wilayah Masih Diguyur Hujan Sedang

Berdasarkan informasi yang beredar, KPK menduga terdapat aliran penerimaan yang diterima oleh Bupati Syamsul dari beberapa proyek pembangunan di wilayah Kabupaten Cilacap. Dugaan tersebut kini tengah didalami oleh penyidik lembaga antirasuah.

Penindakan ini menjadi bagian dari upaya KPK dalam memberantas praktik korupsi di tingkat pemerintahan daerah.

img_title Skandal THR Cilacap Melebar! 8 Pejabat Diperiksa KPK, Setoran ke Kadis Dibongkar, Jejak Bupati Nonaktif Disorot

Seiring mencuatnya kasus ini, perhatian publik juga tertuju pada laporan kekayaan yang dimiliki oleh Syamsul Auliya Rahman.

Banyak pihak mulai menelusuri besaran aset yang dilaporkan oleh kepala daerah tersebut kepada KPK melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Berdasarkan data LHKPN yang disampaikan kepada KPK pada 19 Januari 2026, Syamsul tercatat memiliki sejumlah aset berupa tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp8.150.000.000.

Seluruh properti tersebut diketahui berada di wilayah Cilacap, yang merupakan daerah tempat ia menjabat sebagai kepala daerah.

Selain properti, Syamsul juga melaporkan kepemilikan dua unit kendaraan dengan total nilai sekitar Rp1.400.000.000.

Kendaraan tersebut terdiri dari sebuah Toyota jenis mini bus yang diperoleh melalui hibah, serta satu unit Toyota jenis SUV yang tercatat sebagai milik pribadi.

Tidak hanya itu, dalam laporan kekayaan tersebut juga tercantum harta bergerak lainnya dengan nilai mencapai Rp360.000.000.

Kemudian terdapat kas dan setara kas sebesar Rp1.295.400.782. Syamsul juga melaporkan harta lainnya yang nilainya mencapai Rp1.050.000.000.

Di sisi lain, laporan tersebut juga mencatat adanya kewajiban berupa utang sebesar Rp215.610.000.

Setelah dikalkulasikan secara keseluruhan, total kekayaan yang dimiliki oleh Syamsul Auliya Rahman mencapai Rp12.039.790.782.

Halaman Selanjutnya
img_title