Iran Diguncang Serangan Udara Tengah Malam, Ledakan Dilaporkan di Kish, Shiraz hingga Isfahan
- Ilustrasi
VIVA Banyumas – Wilayah selatan dan tengah Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan udara pada Selasa malam hingga Rabu pagi.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa operasi militer tersebut menargetkan beberapa fasilitas strategis, termasuk sistem pertahanan udara dan area yang memiliki nilai militer penting.
Informasi awal yang beredar menyebutkan bahwa serangan dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Insiden ini kembali meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran dan sekutu Barat.
Menurut laporan yang diterima oleh media Iran International, beberapa titik penting menjadi target serangan.
“Beberapa daerah di Iran selatan dan tengah menjadi sasaran serangan udara AS dan Israel Selasa malam dan Rabu pagi.” tulisnya dalam laporan tersebut dikutip VIVA Banyumas, Rabu (11/3/2026).
Pernyataan ini menunjukkan bahwa operasi tersebut berlangsung dalam waktu yang relatif singkat namun menjangkau beberapa lokasi sekaligus.
Salah satu lokasi yang dilaporkan menjadi sasaran adalah situs pertahanan udara di Masjed Soleyman yang berada di provinsi Khuzestan.
Selain itu, pelabuhan strategis Shahid Rajaee di Bandar Abbas juga disebut menjadi target dalam serangan tersebut.
“Pesan yang dikirim ke Iran International melaporkan serangan di situs pertahanan udara di Masjed Soleyman di provinsi Khuzestan dan pelabuhan Shahid Rajaee di Bandar Abbas.” tambah dalam laopran tersebut
Kedua lokasi tersebut diketahui memiliki peran penting dalam sistem pertahanan dan aktivitas logistik negara.
Tidak hanya itu, warga di beberapa wilayah lain juga mengaku mendengar suara ledakan berulang sepanjang malam.
Ledakan tersebut dilaporkan terjadi di Pulau Kish, salah satu kawasan wisata sekaligus pusat ekonomi di wilayah selatan Iran.
Selain Pulau Kish, serangan juga dilaporkan menargetkan fasilitas militer di kota Shiraz.
Warga setempat menyebut bahwa pesawat militer di bandara Shiraz menjadi salah satu sasaran dalam operasi udara tersebut.
“Warga juga melaporkan ledakan berulang di Pulau Kish dan serangan terhadap pesawat militer di bandara Shiraz.” tutupnya laporan tersebut.
Situasi ini memicu kekhawatiran warga yang tinggal di sekitar area tersebut.
Media domestik Iran turut mengonfirmasi bahwa beberapa wilayah lain juga terdampak.