TERKINI: Israel Kewalahan Usai Serangan Iran, 191 Orang Terluka dalam 24 Jam
- AP/Ohad Zwigenberg
VIVA Banyumas – Serangan Iran ke Israel menggunakan rudal Iran menyebabkan meningkatnya korban serangan Iran, dengan laporan terbaru menyebut 191 orang dirawat di rumah sakit akibat serangan Iran di Israel.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan balik Iran memicu korban luka di Israel.
Dalam 24 jam terakhir, ratusan orang dilaporkan harus mendapatkan perawatan medis akibat serangan tersebut.
Kementerian Kesehatan Israel melaporkan bahwa total 191 orang telah dirawat di rumah sakit dalam kurun waktu sehari terakhir.
Jumlah tersebut mencerminkan dampak signifikan dari eskalasi konflik yang melibatkan Iran dan Israel.
Menurut laporan media Israel, The Times of Israel, korban yang dirawat di rumah sakit terdiri dari tentara serta warga sipil yang terdampak serangan.
“Kementerian Kesehatan Israel mengatakan bahwa 191 orang telah dirawat di rumah sakit dalam 24 jam terakhir di tengah serangan balik Iran, menurut The Times of Israel," dikutip dari Al Jazeera, Selasa (10/3/2026).
Pihak kementerian juga menjelaskan kondisi para korban yang saat ini sedang menjalani perawatan medis. Sebagian besar korban mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda.
“Mereka yang dirawat di rumah sakit termasuk tentara dan warga sipil, katanya, dengan setidaknya satu orang dalam kondisi kritis dan tiga lainnya dalam kondisi serius.” tambahnya.
Sementara itu, serangan rudal Iran juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Israel, termasuk di pusat kota Yehud.
Serangan tersebut menambah daftar korban akibat meningkatnya ketegangan militer antara kedua negara.
“Seperti yang kami laporkan sebelumnya, serangan rudal Iran di pusat kota Yehud pada hari Senin menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya.” tutup laporan tersebut.
Perkembangan terbaru ini semakin menegaskan meningkatnya konflik antara Israel dan Iran yang berpotensi memicu eskalasi lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Hingga kini, otoritas Israel masih terus memantau situasi serta memberikan perawatan kepada para korban yang terdampak serangan tersebut.
Dinamika konflik antara Israel dan Iran pun menjadi perhatian dunia internasional, mengingat dampaknya yang dapat mempengaruhi stabilitas keamanan regional.