Kasus Penembakan Pekalongan Terungkap, 9 Saksi Diperiksa dan Proyektil Diuji Labfor
- ANTARA
VIVA Banyumas – Dalam pengungkapan kasus penembakan suami anggota DPRD di Pekalongan, Polisi Pekalongan melakukan pemeriksaan saksi, menelusuri rekaman CCTV, serta menganalisis proyektil sebagai bagian dari penyelidikan penembakan Pekalongan
Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut kasus penembakan pekalongan yang menimpa Amat Muzakhim (56), suami Anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam (14/2/2026) itu diduga dilakukan oleh orang tak dikenal dan kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di wilayah Pekalongan dan Jawa Tengah.
Langkah investigasi dilakukan secara intensif oleh jajaran Polres Pekalongan bersama Ditreskrimum Polda Jawa Tengah.
Hingga saat ini, sembilan saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap secara terang peristiwa penembakan pekalongan tersebut.
"Tim penyidik dari Polres Pekalongan dan Ditreskrimum Polda Jateng sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang ada di lapangan. Kurang lebih ada 9 orang saksi yang kami lakukan pemeriksaan secara maraton dan sudah selesai semua," kata Kapolres Pekalongan Rachmad C Yusuf, Senin (16/2/2026).
Kapolres Pekalongan menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk terhadap korban.
Proses pendalaman keterangan dilakukan secara maraton guna memastikan setiap detail kejadian terungkap secara objektif dan profesional.
Rekaman CCTV di Pekalongan Jadi Petunjuk Penting
Selain memeriksa saksi, tim penyidik juga mengumpulkan sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian di Pekalongan.
Dari hasil analisa sementara, pelaku penembakan pekalongan diduga telah memahami situasi lapangan sebelum melancarkan aksinya.
"Dari hasil sementara, pelaku diduga telah menguasai situasi sebelum melakukan aksinya. Dari beberapa rekaman CCTV yang kami kumpulkan dan hasil analisa, memang pelaku setelah dari lokasi kejadian itu langsung bergerak ke arah utara," katanya.
"Kami melihat bahwa pelaku sudah memetakan dan melakukan analisa di lapangan," lanjutnya.
Dalam rekaman penembakan pekalongan tersebut, pelaku terlihat menggunakan sepeda motor. Ia sempat berputar-balik di sekitar lokasi sebelum akhirnya melakukan penembakan dan meninggalkan tempat kejadian perkara.
Pola ini menguatkan dugaan bahwa aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya.
Proyektil Ditemukan, Masih Diuji Laboratorium
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) di Pekalongan, polisi menemukan proyektil yang kini masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium forensik.