Misteri Mayat Dalam Koper di Brebes, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebab Kematian
- Tim tvOne - Tri Handoko
VIVA Banyumas – Peristiwa mengejutkan terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Warga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat yang ditemukan di dalam koper, tersimpan di sebuah rumah kosong milik warga yang sedang bekerja di luar negeri.
Insiden tersebut terungkap pada Senin (16/02/2026) sore dan langsung menjadi perhatian masyarakat sekitar.
Kasus ini menambah daftar peristiwa kriminal yang menyita perhatian publik di wilayah Brebes.
Aparat kepolisian setempat pun bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.
Kronologi Penemuan Mayat di Brebes
Sekretaris Desa (Sekdes) Sukareja, Rohandi, membenarkan adanya penemuan jasad di dalam koper tersebut.
Ia menjelaskan bahwa mayat pertama kali ditemukan oleh kerabat pemilik rumah yang datang untuk membersihkan bangunan tersebut.
Menurut Rohandi, pemilik rumah diketahui seorang perempuan muda yang belum menikah dan saat ini tengah bekerja di luar negeri.
Saat proses pembersihan dilakukan, kerabatnya mencium bau tidak sedap yang mencurigakan dari dalam rumah.
"Kalau pemilik rumahnya itu seorang wanita muda belum berkeluarga Daan saat ini sedang bekerja di luar negeri. Tapi saat akan membersihkan rumahnya, saudaranya mencium bau amis. Setelah ditelurusi teryata ada koper yang ditutup pasir di ruangan rumah yang belum selesai pengerjaannya," kata Rohandi dikutip dari tvOneNews, Selasa (17/2/2026).
Setelah temuan tersebut, warga segera melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa, yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian, yakni Polsek Banjarharjo dan Polres Brebes.
Identitas Korban Belum Diketahui
Hingga saat ini, identitas korban masih belum terungkap. Rohandi menyampaikan bahwa tidak ada warga Desa Sukareja yang melaporkan kehilangan anggota keluarga, sehingga dugaan sementara korban bukan berasal dari lingkungan sekitar.
"Untuk mayat yang ditemukan belum diketahui identitasnya. Karena warga di desanya tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya," ungkap Rohandi.
Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi bahwa korban kemungkinan berasal dari luar wilayah desa tersebut.
Namun demikian, kepastian masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat kepolisian.