Insiden Angkot Terguling di Bergas Jawa Tengah, Dua Penumpang Dirawat
- Tim tvOne - Aditya Bayu
VIVA Banyumas – Peristiwa kecelakaan angkot Ungaran–Ambarawa di Kabupaten Semarang kembali menyoroti keselamatan lalu lintas di Jawa Tengah, khususnya di kawasan SPBU Bergas yang berada di jalur Ungaran–Bawen.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Jawa Tengah. Sebuah angkutan kota (angkot) jurusan Ungaran–Ambarawa mengalami kecelakaan tunggal di depan SPBU Bergas, Kabupaten Semarang, pada Jumat siang (13/12/2026).
Insiden yang berlangsung sekitar pukul 11.40 WIB itu sempat menyita perhatian pengguna jalan.
Lokasinya berada di jalur utama Ungaran–Bawen, salah satu ruas padat kendaraan di Jawa Tengah, sehingga arus lalu lintas sempat tersendat akibat proses evakuasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, angkot bernomor polisi H 7914 OC melaju dari arah Ungaran menuju Ambarawa.
Saat tiba di kawasan Bergas, kendaraan diduga kehilangan kendali. Angkot tersebut oleng, menabrak pembatas jalan, lalu terguling di badan jalan.
Kondisi tersebut memicu kepanikan pengendara lain karena kecelakaan terjadi saat lalu lintas cukup ramai. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kasat Lantas Polres Semarang, Lingga Ramadhani, membenarkan kejadian tersebut.
“Dua korban mengalami luka dan sudah mendapatkan penanganan medis,” ujarnya saat dikonfirmasi tim tvOneNews.
Dua penumpang yang mengalami luka ringan langsung dilarikan ke RS Ken Saras untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Angkot tersebut dikemudikan oleh Mulyadi (41), warga Kecamatan Ambarawa. Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.
“Terkait unsur kelalaian, masih kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Petugas Satlantas Polres Semarang telah mengamankan kendaraan beserta pengemudi guna proses pemeriksaan lanjutan.
Setelah evakuasi selesai dilakukan, arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal.
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di jalur utama Bergas yang dikenal padat, terutama pada jam sibuk.
Konsentrasi penuh, kepatuhan terhadap batas kecepatan, serta kewaspadaan terhadap kondisi lalu lintas menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan serupa.