Banjarnegara Siapkan 200 Unit Huntara untuk Korban Longsor Pandanarum Secara Bertahap

Huntara bagi korban longsor Pandanarum.
Sumber :
  • IG BPBD Banjarnegara

VIVA Banyumas, Banjarnegara – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menyiapkan sekitar 200 unit hunian sementara (huntara) untuk warga yang terdampak bencana tanah longsor di Desa Pandanarum.

img_title Kronologi Dua Bocah Tenggelam di Banjarnegara, Tim SAR Temukan Korban Berjarak Hingga 3,5 Km dari Titik Awal Hilang

Rencana ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Hingga Rabu (7/1/2026), progres pembangunan telah mencapai 25 unit selesai dari prioritas 32 unit pertama.

img_title 2.168 Warga Belajar di Banjarnegara Terima Ijazah Paket A, B, dan C, Pemkab Bidik Kenaikan IPM dan Kualitas SDM

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, menyatakan bahwa pembangunan saat ini terus dikebut agar warga terdampak dapat segera menempatinya sehingga tidak terlalu lama berada di tempat pengungsian.

Aji menjelaskan bahwa pengerjaan huntara ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat agar prosesnya lebih cepat.

img_title Suhu Dieng Minus 6 Derajat! Embun Upas Jadi Daya Tarik Wisata Banjarnegara, Kunjungan Melonjak Tajam

Meski dilakukan percepatan, pembangunan tetap dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi lahan, proses pembebasan lahan, dan aspek teknis lainnya agar hasil pekerjaan tetap optimal.

Selain fokus pada penyelesaian unit, pihak BPBD juga secara rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi pergerakan tanah di lokasi pembangunan.

Langkah ini diambil untuk memastikan faktor keamanan bagi warga yang nantinya akan menghuni huntara tersebut.

Tahap awal pembangunan direncanakan sebanyak 50 unit, dengan target keseluruhan untuk seluruh korban mencapai 200 unit.

Pihak berwenang berharap pembangunan bertahap ini dapat memastikan setiap keluarga terdampak memiliki hunian sementara yang layak sambil menunggu solusi perumahan permanen.

Pemerintah daerah terus mengupayakan persiapan lahan agar proses pembangunan dapat dilanjutkan tanpa hambatan teknis.

Dengan sinergi berbagai pihak, penyelesaian huntara ini diharapkan dapat segera menjawab kebutuhan mendesak masyarakat Pandanarum yang kehilangan tempat tinggal akibat longsor.