Pemerintah Kabupaten Banjarnegara Percepat Pembangunan Huntara Korban Longsor di Desa Pandanarum

Huntara bagi korban longsor Pandanarum.
Sumber :
  • IG BPBD Banjarnegara

VIVA Banyumas, Banjarnegara – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) untuk para korban tanah longsor di Desa Pandanarum sebagai bagian dari respons pemulihan pascabencana.

img_title Suhu Dieng Minus 6 Derajat! Embun Upas Jadi Daya Tarik Wisata Banjarnegara, Kunjungan Melonjak Tajam

Hingga Rabu (7/1/2026), sebanyak 25 unit huntara telah rampung dari rencana prioritas awal sebanyak 32 unit.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Aji Piluroso, menyatakan bahwa pembangunan huntara saat ini terus dikebut agar warga terdampak dapat segera menempatinya.

img_title Banjarnegara Siaga Kekeringan 2026, Bupati Siapkan Sumur Bor hingga Embung untuk Solusi Jangka Panjang

Ia menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat agar prosesnya lebih cepat selesai.

Langkah ini sejalan dengan arahan Bupati Amalia Desiana agar para pengungsi tidak perlu tinggal terlalu lama di tempat pengungsian.

img_title Banjarnegara Dukung KKS 2026, Kolaborasi 4 Daerah Dorong UMKM Go Digital dan Tembus Pasar Global

Target pemerintah adalah agar huntara tersebut bisa ditempati secara bertahap menjelang bulan Ramadan.

Selain fokus pada penyelesaian fisik, Aji menambahkan bahwa pihaknya juga terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan tanah di lokasi longsor guna menjamin keamanan warga saat menempati hunian tersebut nantinya.

Proses persiapan lahan pun terus berjalan untuk mendukung kelancaran pembangunan sesuai jumlah yang dibutuhkan.

Saat ini, pemerintah menerapkan skala prioritas bagi korban yang paling membutuhkan, khususnya penyintas lanjut usia dan mereka dengan kondisi kesehatan tertentu.

Tahap pertama pembangunan telah direncanakan sebanyak 50 unit huntara, dengan target total mencapai 200 unit untuk seluruh korban longsor Pandanarum.

Meski demikian, pelaksanaan akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan kondisi lahan serta aspek teknis lainnya demi keselamatan jangka panjang para penyintas.