Bupati Cilacap Tekankan Perlunya Kolaborasi Lintas Daerah untuk Wujudkan Provinsi Jasela

Mas Syamsul dalam diskusi KAHMI
Sumber :
  • cilacapkab.go.id

VIVA Banyumas, Cilacap – Dalam Diskusi Publik bertema Prospek Provinsi Jasela Untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menekankan pentingnya kolaborasi lintas kabupaten dan sektor untuk merealisasikan gagasan pengembangan Jawa Selatan.

img_title Kabar Baik! Gula Semut Banyumas Diekspor ke Amerika, Mendag Sebut Berpeluang Kuasai Pasar Dunia

Kegiatan ini digelar di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Sabtu (10/1/2026), dan diprakarsai oleh DPD RI bersama KAHMI Cilacap.

Menurut Syamsul, isu pemekaran kawasan selatan Jawa Tengah tidak hanya bisa dipandang sebagai wacana politis semata, melainkan perlu ditindaklanjuti melalui perencanaan pembangunan bersama yang matang antara pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas masyarakat, dan akademisi.

img_title Pramuka Banyumas 35 Kali Juara Jateng, Bupati Sadewo: Ini Bukan Prestasi Kaleng-Kaleng!

Bupati mencatat bahwa aspirasi masyarakat sebagian besar berkaitan dengan penyelesaian kebutuhan dasar seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Perlu kerja sama lintas kabupaten agar potensi tersebut dapat dioptimalkan secara efektif, sehingga mendorong pertumbuhan yang inklusif di kawasan ini.

Syamsul menyatakan bahwa daerah tidak dapat maju hanya melalui anggaran besar semata, tetapi juga melalui kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan, agar gagasan besar tersebut dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Jawa Selatan.

img_title Hari Buruh 2026 Jawa Tengah, Santunan Rp337 Juta Disalurkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Tiga Ahli Waris

"Cilacap pada prinsipnya terbuka terhadap setiap gagasan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diskusi ini menjadi ruang penting untuk membedah secara komprehensif terkait peluang dan kesiapan daerah dalam menyikapi wacana Provinsi Jawa Selatan,” ungkapnya.

Diskusi ini juga menghadirkan tiga panelis, masing-masing berasal dari anggota DPD RI, pengusaha/penggerak pemekaran nasional, serta seorang jurnalis. Kehadiran panelis ini menambah perspektif dalam pembahasan, terutama mengenai arah kebijakan pembangunan dan kemungkinan perubahan struktur pemerintahan daerah jika wacana Provinsi Jasela diwujudkan.

Bupati berharap para panelis dan peserta diskusi hari ini dapat memberikan rekomendasi yang realistis dan tidak hanya terjebak pada wacana administratif, melainkan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Koordinator Presidium MD KAHMI Cilacap, Hamidan Majdi, menyebutkan bahwa diskusi ini adalah upaya KAHMI dalam memberikan sumbangsih pemikiran bagi kemajuan daerah.

Ia mengaitkan gagasan Jawa Selatan dengan implementasi ideologi bangsa.

“Kami ingin membuka wacana apakah (Jawa Selatan) ini akan menjadi perwujudan nilai Sila Ke-5, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia? Jasela ini juga perlu disosialisasikan lebih masif karena belum banyak yang mengenal konsep Jawa Selatan ini secara mendalam,” jelas Hamidan.

Halaman Selanjutnya
img_title