Banjarnegara Tunjukkan Ketahanan Pangan, Surplus Beras Capai 45.000 Ton

Banjarnegara Surplus 45 Ribu Ton Beras
Sumber :
  • Pemkab Banjarnegara

Banjarnegara, VIVA Banyumas – Kabupaten Banjarnegara kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Jawa Tengah.

img_title Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 11 Desa Krisis Air Bersih, BPBD Sudah Salurkan Lebih dari 1 Juta Liter untuk Ribuan W

Pada momentum Panen Raya serentak nasional awal 2026, Banjarnegara mencatat surplus beras sebesar 45.000 ton, sebuah capaian yang menegaskan kekuatan sektor pertanian daerah.

Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara, Firman Sapta Adi, saat mengikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar secara daring bersama Presiden RI Prabowo Subianto, Rabu (7/1/2026).

img_title Kronologi Dua Bocah Tenggelam di Banjarnegara, Tim SAR Temukan Korban Berjarak Hingga 3,5 Km dari Titik Awal Hilang

Agenda nasional yang dipusatkan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, itu diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Banjarnegara secara virtual dari areal persawahan Desa Jenggawur, Kecamatan Banjarmangu.

Firman Sapta Adi menjelaskan bahwa kinerja pertanian padi di Banjarnegara saat ini berada di atas rata-rata provinsi maupun nasional.

img_title 2.168 Warga Belajar di Banjarnegara Terima Ijazah Paket A, B, dan C, Pemkab Bidik Kenaikan IPM dan Kualitas SDM

Dengan luas lahan baku sawah sekitar 11.320 hektar, Banjarnegara mampu mencatat luas panen tahunan hingga 27.200 hektar.

“Ini capaian yang luar biasa. Artinya, dalam setahun rata-rata kita bisa menanam padi hingga 2,5 kali. Angka ini jauh melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 1,6 kali tanam setahun,” kata Firman.

Dari luasan tersebut, produksi gabah di Banjarnegara diperkirakan mencapai 180.000 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara sekitar 115.000 ton beras.

Dengan jumlah penduduk mendekati 1 juta jiwa, kebutuhan konsumsi beras tahunan berada di kisaran 70.000 hingga 80.000 ton.

“Kita memiliki surplus sekitar 45.000 ton beras. Stok ini sangat mencukupi untuk mewujudkan masyarakat yang makmur dan mandiri pangan,” tambahnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Banjarnegara, Tursiman, S.Sos, yang memimpin langsung panen raya di Desa Jenggawur, menyampaikan apresiasi atas kualitas hasil panen musim ini.

Ia menilai wilayah tersebut konsisten menghasilkan padi dengan mutu unggulan.

“Desa Jenggawur ini sudah lama dikenal sebagai sentra padi kualitas premium di Banjarnegara. Secara fisik bijinya bagus dan bernas. Laporan dari petani juga menyebutkan hasil tahun ini meningkat signifikan,” kata Tursiman.

Lebih lanjut, Tursiman mengungkapkan bahwa panen raya dilakukan serentak di 20 titik yang tersebar di wilayah Banjarnegara.

Langkah ini menjadi bukti kesiapan daerah dalam mendukung agenda nasional ketahanan pangan menuju swasembada penuh.

Halaman Selanjutnya
img_title