Dikira Tewas Kecelakaan, Anak di Jember Tiba Tiba Muncul Saat Prosesi Pemandian Jenazah

Suasana haru keluarga saat anak muncul mendadak
Sumber :
  • Tiktok @umiikkk6

Viral di Jember, keluarga histeris saat anak yang dikira tewas akibat kecelakaan muncul hidup-hidup di tengah prosesi pemandian jenazah karena salah identifikasi

img_title DPRD dan Pemkab Purbalingga Tetapkan 6 Perda Strategis untuk Perlindungan Anak, Ketertiban, dan Kualitas Hidup Masyaraka

Viva,Banyumas - Sebuah peristiwa tak terduga sekaligus mengharukan terjadi di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan suasana duka keluarga yang mendadak berubah menjadi histeris dan penuh haru, setelah seorang anak yang dikira meninggal dunia tiba-tiba muncul di rumah saat prosesi pemandian jenazah sedang berlangsung.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (1/1/2026), bermula ketika pihak keluarga menerima kabar adanya korban kecelakaan lalu lintas maut yang memiliki ciri-ciri fisik sangat mirip dengan anggota keluarga mereka.

img_title Kasus Mengejutkan di Batang! Pria 39 Tahun Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Anak Calon Istri

Tanpa curiga, keluarga meyakini korban tersebut adalah anak mereka yang dikabarkan tewas di lokasi kejadian.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan. Tangis dan isak kesedihan menyelimuti rumah saat proses pemulasaraan jenazah dilakukan.

img_title Anak SMP Boyolali Dilecehkan Kakek Tiri, Terkuak Oleh Guru Temukann Luka Sayatan di Tangan Korban

Namun, suasana berubah drastis ketika sosok anak yang disangka telah meninggal tiba-tiba muncul di hadapan keluarga dan warga yang hadir. Rekaman video yang diunggah akun Tiktok @umiikkk65 menunjukkan kepanikan dan teriakan histeris bercampur tangis haru.

Beberapa anggota keluarga langsung memeluk sang anak, sementara warga sekitar menyiramkan air bunga sebagai ungkapan rasa syukur karena ia masih hidup. Momen tersebut sontak viral dan menuai beragam reaksi dari warganet.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommi, membenarkan adanya peristiwa salah identifikasi korban kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jenazah korban kecelakaan yang meninggal dunia memang memiliki kemiripan fisik yang sangat kuat dengan anak dari keluarga tersebut.

“Terjadi miskomunikasi dan kesalahan identifikasi oleh pihak keluarga. Korban kecelakaan yang meninggal dunia memiliki kemiripan fisik sehingga disangka sebagai orang yang sama,” ujar Ipda Tommi, Jumat (2/1/2026) kepada awak media.

Menurut pihak kepolisian, kecelakaan maut itu melibatkan sebuah truk dan sepeda motor yang terjadi di Jalan Raya Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, pada Kamis dini hari saat perayaan malam Tahun Baru 2026.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat diidentifikasi secara menyeluruh. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu melakukan proses identifikasi resmi melalui rumah sakit atau aparat berwenang sebelum membawa jenazah pulang.

Halaman Selanjutnya
img_title