Penumpang Bandara Ahmad Yani Semarang Tembus 2,36 Juta Sepanjang 2025, Rute Jakarta Masih Dominan

Bandara Ahmad Yani Semarang Catat Kenaikan Penumpang
Sumber :
  • instagram @semarangairport

Sepanjang 2025, Bandara Ahmad Yani Semarang melayani 2,36 juta penumpang. Rute Jakarta mendominasi, sementara rute internasional baru memperkuat konektivitas

img_title Tersisih Trans Banyumas dan Ojek Online, Sopir Angkot Purwokerto Menjerit Sepi Penumpang Bawa Pulang Rp 70 Ribu Sehari

Viva, Banyumas - Aktivitas penerbangan di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang terus menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. PT Angkasa Pura Indonesia mencatat total 2.365.513 penumpang yang terbang dari dan menuju bandara di Ibu Kota Jawa Tengah tersebut.

Angka ini meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.261.934 penumpang.

img_title Rute Trans Jateng Jepara Pati Dipangkas dari 80 Km menjadi 40 Km Ini Penyebabnya

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan pertumbuhan penumpang tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya peran Semarang sebagai pusat konektivitas wilayah Jawa Tengah.

“Sepanjang 2025, Bandara Ahmad Yani melayani 20.425 pergerakan penerbangan. Jumlah ini naik sekitar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Sulistyo di Semarang, Jumat (2/1/2026) dikutip dari antara.

img_title 13 Jalur KA Akan Diaktifkan Lagi, Termasuk Rute Legendaris Purwokerto Wonosobo

Menurutnya, rute Semarang–Jakarta dan Jakarta–Semarang masih menjadi jalur penerbangan paling padat. Tingginya frekuensi perjalanan bisnis, pemerintahan, dan pendidikan menjadikan rute ini tulang punggung trafik udara Bandara Ahmad Yani.

Selain rute domestik, tahun 2025 juga menjadi momentum penting dengan dibukanya sejumlah rute penerbangan baru, termasuk penerbangan internasional menuju Malaysia dan Singapura.

Kehadiran rute internasional ini dinilai memperkuat posisi Semarang sebagai kota tujuan bisnis dan pariwisata di Pulau Jawa.

“Ada pembukaan rute baru, baik domestik maupun internasional. Ini menunjukkan Bandara Semarang semakin dilirik maskapai dan memiliki potensi besar sebagai hub regional,” jelas Sulistyo.

Ia berharap pada tahun 2026 semakin banyak maskapai membuka rute baru dari dan menuju Semarang, seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kunjungan wisata ke Jawa Tengah.

Di penghujung tahun 2025, penerbangan Batik Air rute Semarang–Jakarta tercatat sebagai pesawat terakhir yang lepas landas dari Bandara Ahmad Yani.

Sementara itu, awal tahun 2026 dibuka dengan kedatangan Lion Air rute Banjarmasin–Semarang sebagai pesawat pertama yang mendarat.

Angkasa Pura Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang.

Optimalisasi fasilitas bandara serta dukungan terhadap pembukaan rute baru akan terus dilakukan guna menjaga pertumbuhan trafik udara yang berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya
img_title