Cilacap Lantik 261 Pejabat, Bupati Tegaskan Bebas dari Jual Beli Jabatan

Bupati Cilacap lantik 261 pejabat baru di Pendopo Wijayakusuma Cakti.
Sumber :
  • jatengprov.go.id

Cilacap, VIVA Banyumas – Pemerintah Kabupaten Cilacap melantik dan mengambil sumpah/janji 261 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemkab setempat, Selasa (30/12/2025), di Pendopo Wijayakusuma Cakti.

img_title Dana Transfer dari Pemerinta Pusat Turun Rp393 Miliar, Pemkab Cilacap Siapkan Strategi Hemat Anggaran 2026

Pelantikan massal itu merupakan bagian dari penyegaran birokrasi menjelang awal kerja tahun 2026.

Dalam arahannya, Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman, menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan dilakukan secara profesional, objektif, dan bebas dari praktik jual beli jabatan.

img_title Defisit Anggaram Rp86,57 Miliar, Pemkab Cilacap Alihkan Dana ke Prioritas Vital Masyarakat

Ia mengakui bahwa dalam pelantikan ini ada pejabat yang mengalami promosi maupun mutasi, tetapi seluruhnya berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kebutuhan organisasi tanpa intervensi pihak manapun.

“Kami memahami dalam pelantikan ini ada yang promosi, ada yang mutasi… namun saya tegaskan, tidak ada jual beli jabatan, tidak lewat siapa pun,” ujar Syamsul.

img_title Peringatan Keras dari Bupati Cilacap Terkait Tolak Jual Beli Jabatan

Bupati juga melarang segala bentuk gratifikasi pasca-pelantikan, termasuk acara syukuran yang berpotensi memunculkan pungutan.

Ia mewanti-wantikan agar BKPSDM memastikan larangan tersebut dipatuhi oleh seluruh pejabat yang baru dilantik.

Khusus mengenai promosi dan mutasi, Syamsul menegaskan bahwa hal itu merupakan hak pegawai berdasarkan prestasi dan kebutuhan organisasi, dan bukan sesuatu yang wajib diberikan tanpa pertimbangan.

Ia mengimbau pejabat yang mendapatkan jabatan untuk tetap rendah hati, sedangkan yang belum mendapatkan posisi diharapkan tetap bersemangat meningkatkan kinerja.

Pemkab Cilacap telah menerapkan manajemen talenta berbasis Corporate University (Corpu ASN), dengan tujuan memperkuat transparansi dan objektivitas dalam pergeseran serta promosi jabatan, termasuk hingga jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), selama sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Selain itu, Bupati menghimbau agar seluruh ASN berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan investasi di daerah.

ASN yang berkontribusi nyata disebut akan mendapat penilaian positif dan kesempatan penghargaan khusus.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Cilacap berharap dapat mendorong kinerja birokrasi yang lebih profesional dan integritas yang kuat demi pelayanan publik yang lebih baik di tahun mendatang.