Pemprov Jawa Tengah Tanggung Penuh Pemulangan Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang
- Humas Pemprov Jawa Tengah
VIVA Banyumas – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menangani dampak kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans yang terjadi di Simpang Susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, pada Senin dini hari (22/12/2025).
Seluruh proses pemulangan korban meninggal dunia dipastikan menjadi tanggung jawab penuh Pemprov Jawa Tengah.
Pemerintah provinsi mengambil alih penanganan mulai dari tahapan identifikasi korban, proses pengangkutan jenazah, hingga pengawalan ambulans menuju rumah duka masing-masing korban di daerah asal.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian kepada keluarga korban.
“Penanganan kecelakaan ini memang menjadi kewenangan kepolisian. Namun, kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan seluruh korban meninggal dunia ditangani dan dipulangkan oleh Pemprov Jawa Tengah, termasuk pengawalan sampai ke rumah duka,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat bertemu keluarga korban, dikutip Selasa (23/12/2025).
Ia menambahkan, setiap korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi akan difasilitasi ambulans lengkap dengan pengawalan hingga tiba dengan aman di kampung halaman.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses pemulangan berjalan tertib, manusiawi, dan bermartabat.
Tidak hanya fokus pada korban meninggal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memberikan perhatian serius terhadap penanganan korban luka.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah telah menurunkan tim untuk mendampingi serta memastikan pelayanan medis bagi para korban yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang berjalan optimal.
“Untuk korban luka yang saat ini menjalani perawatan, dinas kesehatan turun langsung memastikan pelayanan medis berjalan maksimal,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa para penumpang dan keluarga korban.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, kami menyampaikan duka yang mendalam. Semoga para korban yang meninggal husnul khatimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ucapnya.
Diketahui, kecelakaan ini melibatkan bus PO Cahaya Trans dengan nomor polisi B 7201 IV yang membawa 34 penumpang dari Jatiasih, Jakarta, menuju Yogyakarta.
Bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, lalu terguling sekitar pukul 00.30 WIB.