Banyumas Siapkan Smart City 2025–2029 dengan Penguatan Aplikasi Terintegrasi
- Pemkab Banyumas
VIVA Banyumas – Pemerintah Kabupaten Banyumas terus memperkuat arah pengembangan Smart City dengan menekankan efisiensi dan integrasi sistem digital.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mendorong setiap perangkat daerah agar fokus pada satu aplikasi utama yang benar-benar berfungsi optimal, digunakan secara aktif, serta terhubung dengan sistem lainnya.
Arahan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Smart City Kabupaten Banyumas bertema Evaluasi Aplikasi yang digelar pada Kamis (18/12/2025) di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Banyumas.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat pengelola aplikasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Banyumas.
Dalam pemaparannya, Bupati Sadewo menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Pemkab Banyumas telah mengembangkan berbagai aplikasi digital, baik untuk mendukung tata kelola pemerintahan maupun meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Salah satu wujudnya adalah portal Banyumas Pas, yang kini menaungi 54 aplikasi yang dapat diakses oleh masyarakat maupun internal pemerintahan.
“Fakta ini menunjukkan kerja keras dan semangat inovasi kita bersama. Namun di sisi lain, kondisi ini juga menjadi pengingat bahwa smart city tidak semata-mata diukur dari banyaknya aplikasi yang dimiliki. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana aplikasi tersebut benar-benar digunakan, saling terhubung, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata,” katanya, dikutip Senin (22/12/2025).
Melalui forum koordinasi tersebut, Bupati Banyumas mengajak seluruh perangkat daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aplikasi yang telah dikembangkan agar sejalan dengan kebutuhan nyata masyarakat dan pemerintahan.
“Evaluasi ini penting agar dapat mengetahui aplikasi yang efektif dan berdampak, yang masih perlu diperkuat, serta mana yang justru tumpang tindih atau belum dimanfaatkan secara optimal,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengembangan dan evaluasi aplikasi pada akhirnya harus bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan layanan publik yang lebih sederhana, cepat, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banyumas.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banyumas, Budi Nugroho, menyampaikan bahwa Kabupaten Banyumas telah ditetapkan sebagai salah satu pilot project Gerakan Menuju 100 Smart City Kabupaten/Kota sejak tahun 2019. Saat ini, Banyumas telah memasuki tahap penyusunan Masterplan Smart City 2025–2029.