Ini Hasil Tes Urin Sopir mobil MBG tabrak siswa SD di SDN Kalibaru 01, Jakarta Utara
- Ist
VIVA Banyumas –Insiden mobil MBG tabrak siswa SD di SDN Kalibaru 01, Cilincing, menjadi perhatian aparat kepolisian untuk segera ditangani.
Polisi masih menyelidiki insiden mobil MBG tabrak siswa SD yang terjadi di Lapangan Upacara SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis pagi.
Mobil yang membawa program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini menabrak kerumunan siswa, memicu kepanikan dan menimbulkan korban.
Pemeriksaan awal difokuskan pada kondisi sopir mobil berinisial AI. Kapolsek Cilincing, Ajun Komisaris Polisi Bobi Subasri, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan urine menunjukkan sopir negatif dari alkohol maupun narkoba.
"Berdasarkan cek urine, negatif alkohol san narkoba," jelas Bobi dikutip dari VIVA.co.id.
Meski hasil tes urine bersih, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab mobil tersebut melaju tak terkendali.
Selain sopir, polisi juga menahan kenek berinisial MRR untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Proses penyelidikan keduanya masih berlangsung, sehingga belum ada kesimpulan akhir terkait kronologi kecelakaan.
Penanganan cepat dilakukan oleh aparat kepolisian begitu insiden terjadi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, memastikan bahwa pengemudi telah diamankan di lokasi.
"Untuk supir sudah diamankan," kata Budi, Kamis, 11 Desember 2025.
Insiden ini menjadi sorotan publik karena viral di media sosial. Akun Instagram @sekitaran_jakut membagikan video detik-detik siswa SD panik ketika mobil memasuki lapangan.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah murid tergeletak dan guru berupaya menolong korban.
"Sebuah kecelakaan terjadi di SDN Kali Baru 01," tulis akun tersebut.
Menurut laporan akun itu, peristiwa terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Mobil blindvan yang membawa MBG disebut tiba-tiba masuk ke lapangan upacara, menabrak siswa yang sedang berbaris.
"Dari informasi yang didapatkan, diduga pengemudi ingin menginjak rem, namun yang diinjak pedal gas sehingga mobil nyelonong masuk ke lapangan upacara," tulis akun tersebut.
Dari data resmi kepolisian, total korban yang terkena mobil MBG tabrak siswa SD sebanyak 20 orang, terdiri dari 19 siswa dan 1 guru.
"Korban 20 orang, 19 siswa dan 1 orang guru," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Kamis, 11 Desember 2025.