Kebakaran Gedung Terra Drone di Jakarta Pusat Tewaskan 22 Orang, Polisi Tetapkan Direktur Utama sebagai Tersangka

Gedung Terra Drone Kebakaran
Sumber :
  • Foe Peace/VIVA

VIVA BanyumasKebakaran Gedung Terra Drone di Jakarta Pusat menewaskan banyak korban tewas, sehingga polisi melakukan penangkapan Direktur Utama PT Terra Drone untuk penyelidikan.

img_title Gedung Terra Drone Terbakar di Kemayoran, 22 Korban Meninggal, Tito Karnavian Tinjau Lokasi

Perkembangan terbaru terkait kebakaran tragis di Gedung Terra Drone yang menewaskan 22 orang, kini menimbulkan langkah tegas dari pihak kepolisian dengan penangkapan Direktur Utama PT Terra Drone berinisial MW.

"Benar (telah ditangkap)," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Saputra, dikutip dari VIVA.co.id, Kamis, 11 Desember 2025.

img_title Kebakaran Gedung Terra Drone di Jakarta Pusat: 22 Tewas, Polisi Periksa 8 Saksi dan Ungkap Fakta Baru

Penangkapan ini mengikuti penetapan MW sebagai tersangka sehari sebelumnya, pada Rabu, 10 Desember 2025.

Namun, polisi belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai proses hukum yang berjalan.

img_title Update Bencana di Sumatera: 753 Orang Meninggal, 650 Hilang, Ribuan Rumah Rusak dan Akses Utama Banyak Terputus

Sebelumnya, pihak kepolisian telah memeriksa enam saksi untuk mendalami penyebab kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyatakan bahwa penyelidikan bertujuan memastikan ada tidaknya unsur pidana atau kelalaian dalam tragedi tersebut.

"Kita lakukan penyelidikan. Penyelidikan untuk membuat terang suatu kejadian apakah ada unsur pidananya atau tidak," kata Roby di Jakarta, Selasa.

Dari enam saksi yang diperiksa, empat adalah karyawan, sedangkan dua lainnya berasal dari bagian sumber daya manusia (HRD) perusahaan.

Roby menambahkan, pihaknya terus berkomunikasi untuk memeriksa pemilik gedung atau penanggung jawab perusahaan.

Sementara itu, proses identifikasi korban kebakaran Gedung Terra Drone di Kemayoran secara resmi ditutup oleh Rumah Sakit (RS) Polri.

Tim DVI memastikan seluruh 22 jenazah berhasil dikenali, menutup proses identifikasi yang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.

"Karena semua jenazah telah teridentifikasi, ya hari ini kita nyatakan ditutup," ujar Kabid Yandokpol Pusdokkes Polri, Komisaris Besar Polisi Ahmad Fauzi, Rabu, 10 Desember 2025.

Hingga saat itu, jumlah korban tetap 22 orang, dan tidak ada tambahan jenazah dari Tempat Kejadian Perkara.

Fauzi menegaskan tim DVI tetap siap melakukan identifikasi ulang jika muncul korban baru di kemudian hari.