Gedung Terra Drone Terbakar di Kemayoran, 22 Korban Meninggal, Tito Karnavian Tinjau Lokasi
- tvOnenews.com/A.R Safira
VIVA Banyumas – Kebakaran gedung Terra Drone Jakarta menewaskan korban meninggal, sementara evakuasi di lokasi Terra Drone di Jakarta Pusat berjalan cepat.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, meninjau langsung lokasi kebakaran gedung Terra Drone di Jalan Letjend Suprapto No.17, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menewaskan 22 orang pada Rabu, 10 Desember 2025.
Kebakaran ini terjadi pada saat jam makan siang, saat sebagian besar karyawan sedang beristirahat.
Tito menjelaskan bahwa 41 orang terjebak di gedung akibat tidak adanya jalur evakuasi menuju lantai bawah saat kebakaran berlangsung.
“41 orang kemudian ada kebakaran, mereka terjebak. Terjebak karena untuk turun ke bawah tidak ada jalur ke bawah. Kebakaran ada di bawah. Sehingga wafat 22 orang. 22 orang itu wafatnya saya tanya apakah terbakar atau karena apa? Rupanya bukan karena terbakar, tapi karena asap. Ya mungkin karbon monoksida atau zat beracun lainnya ya, yang terhisap,” ungkap Tito, dilansird ari tvOneNews, Kamis (11/12/2025).
Sebanyak 19 orang berhasil dievakuasi, sementara total karyawan Terra Drone mencapai sekitar 80 orang.
Tito menambahkan, lokasi kebakaran diduga berada di lantai satu, meski penyebab pastinya masih diselidiki.
“Nah, kalau diduga, diduga kebakaran ada di lantai 1 ini, kita belum tahu apakah dari drone, baterai, atau dari kegiatan lain,” katanya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengonfirmasi 22 korban meninggal dunia akibat kebakaran di gedung Terra Drone, dengan rincian 15 perempuan dan 7 laki-laki.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyatakan total korban selamat mencapai 54 orang yang langsung mendapat penanganan medis di lokasi kejadian.
“Total Pegawai/Korban 76 orang dengan rincian 54 selamat (ditangani di lokasi kejadian oleh Dinkes DKI & PMI, di Gedung PKS) dan 22 meninggal dunia dibawa ke RS Kramat Jati,” jelas Isnawa.
Berikut daftar korban meninggal dunia dalam insiden ini:
Laki-laki (7 orang): Aril, Apri, Yoga, Cendy, Reyhan, Mirza, Saiful.
Perempuan (15 orang): Ninda, Pariyem, Novia, Nisa, Jazel, Risda, Asyifa, Della, Siti, Amelia, Vina, Candra, Tasya, Cynthia, Rosdiana.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya keselamatan kerja dan prosedur evakuasi di gedung-gedung perusahaan teknologi tinggi seperti Terra Drone, terutama ketika kegiatan operasional melibatkan perangkat elektronik dan baterai yang berpotensi menimbulkan risiko kebakaran.