Pergi Umrah saat Daerah Banjir, Bupati Aceh Selatan Dijadwalkan Pulang Besok untuk Diperiksa Itjen Kemendagri

Bupati Aceh Selatan Mirwan bersama istri pergi umrah
Sumber :
  • Instagram

VIVA Banyumas – Bupati Aceh Selatan pulang dari umrah saat banjir dan akan menjalani pemeriksaan oleh Kemendagri.

img_title Warga Rembang Diminta Waspada Banjir dan Longsor, BMKG Prediksi Hujan Lebat di Awal Tahun 2026

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan bahwa Bupati Aceh Selatan Mirwan MS akan tiba di Tanah Air pada Minggu, 7 Desember 2025, untuk menjalani pemeriksaan terkait keberangkatannya ke Tanah Suci di tengah bencana banjir di wilayahnya.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, yang menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan melalui Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri.

img_title Banjir Kembali Terjang Kecepit Desa Tipar Rawalo Banyumas, Warga Keluhkan Tak Ada Tindak Lanjut

"Bapak Mendagri sudah telepon langsung, yang bersangkutan mengaku tidak ada izin gubernur maupun Mendagri untuk umrah dan akan pulang besok.” ujarnya Benni dikutip dari VIVA.co.id, Sabtu (6/12/2025).

Pernyataan ini menegaskan bahwa keberangkatan Mirwan dilakukan tanpa prosedur perizinan yang semestinya.

img_title Presiden Prabowo Kerahkan Helikopter Pribadi untuk Mendukung Penanganan Bencana di Aceh

Kemendagri telah mengirim tim Itjen menuju Aceh untuk memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan sesuai ketentuan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan aspek kewenangan, prosedur, serta ketentuan hukum dipatuhi oleh kepala daerah.

Benni menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kontrol pemerintah pusat agar kepala daerah tetap menjalankan tugas secara bertanggung jawab, terutama saat daerah sedang berada dalam kondisi darurat.

Sikap Mirwan yang memilih berangkat umrah ketika wilayahnya dilanda banjir dan tanah longsor menuai sorotan tajam dari Kemendagri.

"Kami sangat menyayangkan sekali, begitu mengetahui dari media bahwa Bupati Aceh Selatan saat ini dikabarkan sedang berada di Tanah Suci melaksanakan ibadah umrah. Kita ketahui bersama, Kabupaten Aceh Selatan adalah salah satu wilayah di Provinsi Aceh yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor.” ujarnya.

Kondisi Aceh Selatan yang sedang berstatus tanggap darurat membuat kehadiran kepala daerah menjadi sangat penting.

“Kehadiran dan keberadaan kepala daerah sangat dibutuhkan di tengah-tengah warga masyarakatnya.” tambahnya.

Kemendagri berharap seluruh kepala daerah di Indonesia dapat lebih bijak dalam menentukan prioritas, terutama ketika wilayahnya tengah menghadapi bencana.

Tanggung jawab sebagai pemimpin daerah, menurut Benni, harus selalu mengutamakan keselamatan dan kepentingan masyarakat.

Keberangkatan Mirwan ke luar negeri juga diketahui telah ditolak oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Halaman Selanjutnya
img_title