Respons Cepat Pemprov Jateng, Bantuan Besar Disalurkan untuk Korban Bencana di Sumatera Barat
- Pemprov Jateng
VIVA Banyumas – Pemprov Jateng mempercepat pengiriman bantuan Pemprov Jateng ke Sumatera Barat dengan menurunkan relawan dan logistik untuk memperkuat bantuan bencana di wilayah Sumatera Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan bantuan logistik dan personel relawan segera diberangkatkan untuk mendukung penanganan darurat.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Jawa Tengah dalam memperkuat solidaritas antardaerah, terutama saat terjadi situasi krisis.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, menjelaskan bahwa pengiriman bantuan akan dilakukan pada Senin (1/12/2025) melalui jalur darat menuju Kota Padang, Sumatera Barat.
Ia menegaskan bahwa rencana pengiriman ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Akses darat dipilih karena dinilai paling memungkinkan untuk mobilisasi tim dan logistik secara cepat dan aman.
Komunikasi intensif antara Pemprov Jateng dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah dilakukan untuk memetakan kebutuhan mendesak.
Hasilnya, sejumlah kebutuhan prioritas berhasil diidentifikasi, terutama yang berkaitan dengan logistik dan dukungan personel di lapangan.
“Untuk bantuan logistik nonsembako, kebutuhan yang akan dipenuhi antara lain air minum, popok sekali pakai, pembalut wanita, biskuit, roti, sarung, daster, pakaian anak dan dewasa, pakaian dalam, serta seragam sekolah,” ujar Bergas, Sabtu (29/11/2025).
Selain logistik, Pemprov Jateng juga menurunkan bantuan personel dan sarana prasarana sekitar 30 orang.
Personel tersebut terdiri dari tim pembersihan fasilitas sosial dan umum menggunakan alkon atau pompa air, Tim WASH PMI yang bertugas memastikan ketersediaan air bersih serta sanitasi, hingga tim dari Dinas Sosial Jateng yang akan mendirikan dapur umum.
Dukungan kesehatan pun diperkuat melalui tenaga medis dari Dinas Kesehatan Jateng lengkap dengan alat dan obat-obatan serta unit pengemudi untuk mobilitas di lapangan.
Penggalangan bantuan menjadi langkah penting agar dukungan yang dikirimkan tepat sasaran.
“Penggalangan bantuan dilakukan bersama sejumlah institusi, termasuk Bank Jateng, Korpri, Dinas Pendidikan, Dinas ESDM, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Biro Perekonomian (BUMD), Yayasan Telogorejo, PMI, dan Baznas. Bantuan dalam bentuk barang, akan dikumpulkan hingga Minggu sore,” jelas Bergas.