Operasi Pencarian Longsor Cilacap Hari Ketujuh, Tim SAR Kerahkan 21 Ekskavator
- Pusdatinkom BNPB
Cilacap, VIVA Banyumas – Tim SAR melakukan evakuasi korban hilang di Desa Cibeunying dalam operasi pencarian korban longsor Cilacap hari ketujuh, Rabu (19/11/2025).
Fokus utama pencarian berada di tiga sektor yang telah ditentukan, yakni Worksite A-1, B-1, dan B-2.
Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah, menyampaikan bahwa masih ada lima korban yang dinyatakan hilang.
“Mohon doa semoga pencarian hari ketujuh ini dapat membuahkan hasil,” ujarnya dikutip dari tvOneNews, Rabu (19/11/2025).
Pada operasi hari keenam, tim SAR berhasil mengevakuasi dua korban meninggal dunia beserta dua sepeda motor di Worksite B-2.
Berdasarkan temuan tersebut, Worksite B-2 kemudian dibagi menjadi Subsektor B-2A dan B-2B untuk mempersempit area pencarian.
Sementara itu, fokus di Worksite B-1 dilakukan pada jarak kurang lebih 10 meter dari titik awal rumah korban dengan penggalian sepanjang 10–15 meter dan lebar 10 meter.
Strategi ini diterapkan setelah tim SAR menemukan satu korban meninggal dunia dan bagian tubuh manusia di area tersebut pada operasi hari ketiga.
Untuk mendukung pencarian pada hari ketujuh, tim SAR mengerahkan seluruh kekuatan yang ada, termasuk 21 ekskavator, sembilan anjing pelacak (K-9), mesin pompa air (alkon), dan pemantauan udara menggunakan drone.
Penggunaan teknologi modern ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian korban yang masih tertimbun material longsor.
Longsor yang terjadi pada Kamis (13/11/2025) pukul 19.00 WIB menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying.
Bencana ini merusak 12 rumah dan mengancam 16 rumah lainnya di area seluas sekitar 6,5 hektare.
Material longsor menyebabkan penurunan tanah hingga 2 meter dan retakan sepanjang 25 meter, sehingga memperbesar risiko bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi terdampak.
Berdasarkan data sementara hingga hari keenam operasi pencarian, total korban terdampak longsor Cilacap mencapai 46 orang, yang terdiri atas 23 orang selamat, 18 meninggal dunia, dan lima orang masih dalam pencarian.
Tim SAR bersama pihak berwenang terus berupaya agar seluruh korban dapat ditemukan dan keluarga yang terdampak mendapatkan kepastian.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat curah hujan tinggi.