Banjir Bandang Terjang Brebes, Dua Kecamatan Lumpuh Akibat Hujan Lebat dan Luapan Sungai, Dua Korban Jiwa Ditemukan

Banjir bandang terjang dua kecamatan di Brebes, Jawa Tengah
Sumber :
  • Tri Handoko/tvOne/Brebes

VIVA, Banyumas – BPBD Brebes melaporkan banjir bandang yang melanda wilayah Bumiayu dan Sirampog setelah hujan deras mengguyur Brebes selama berjam-jam.

img_title Evakuasi Cepat di Baturraden, Banyumas: Pohon Tumbang dan Kerusakan Rumah Akibat Cuaca Ekstrem

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Brebes selama hampir lima jam pada Sabtu (8/11/2025) memicu banjir bandang di dua kecamatan, yakni Sirampog dan Bumiayu. Bencana ini menelan dua korban jiwa dan merendam ratusan rumah warga.

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, banjir bandang tersebut melanda sembilan desa di dua kecamatan.

img_title Polda Jateng Buka Layanan Valet and Ride Mudik Lebaran 2026, Pemudik Motor dari Brebes Diangkut Gratis ke Semarang

Di Kecamatan Sirampog, air bah menerjang Desa Dawuhan, Igirklanceng, Benda, dan Plompong.

Sementara di Kecamatan Bumiayu, genangan meluas hingga ke Desa Penggarutan, Dukuhturi, Kalierang, Langkap, dan Adisana.

img_title Tanah Gerak di Brebes Rusak 143 Rumah, Pemprov Jateng Siapkan Hunian Tetap

Luapan Sungai Keruh dan Sungai Kalierang menjadi penyebab utama banjir setelah hujan deras tak kunjung reda sejak sore hari.

Derasnya arus air menyebabkan sejumlah kendaraan terseret dan akses jalan utama di jalur nasional Bumiayu–Tegal–Purwokerto sempat lumpuh akibat genangan serta material lumpur yang menutup badan jalan.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Brebes, Wibowo Budi Santoso, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Keduanya yakni dua korban yang meninggal dunia masing-masing adalah Haikal Aldi (27), warga Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, dan Suwoyo, warga Desa Igirklanceng, Kecamatan Sirampog,” ujar Wibowo, Sabtu malam.

Ia menambahkan bahwa tim gabungan berhasil menemukan kedua korban tak lama setelah pencarian dilakukan.

“Alhamdulillah dua korban banjir yang meninggal sudah ditemukan. Salah satunya Haikal yang ditemukan di bawah jembatan Sungai Kalierang,” katanya.

Hingga kini, BPBD Brebes bersama petugas gabungan dari TNI, Polri, dan relawan masih melakukan pendataan kerugian serta pembersihan material lumpur di permukiman warga.

Di beberapa wilayah Bumiayu, genangan air mulai surut, namun lumpur tebal masih menutup akses jalan dan halaman rumah penduduk.

“Saat ini warga tengah melakukan pembersihan material lumpur akibat banjir bandang. Termasuk petugas gabungan membersihkan di ruas jalan Tegal–Purwokerto,” pungkas Wibowo. (Laporan Tri Handoko, tvOne, Brebes)