Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta jadi Rp 87 juta! DPR Ungkap Alasan di Baliknya
- pexel @ Aamir Nazir
Pemerintah dan DPR menetapkan biaya haji 2026 sebesar Rp87,4 juta per jemaah, turun Rp2 juta dari tahun sebelumnya, berkat efisiensi tanpa mengurangi kualitas layanan
Viva, Banyumas - Pemerintah Republik Indonesia bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026 sebesar Rp87.409.365 per jemaah.
Angka ini menurun sekitar Rp2 juta dibandingkan biaya haji tahun 2025, yang sebelumnya mencapai Rp89,4 juta.
Penetapan tersebut diumumkan oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, didampingi Wakil Menteri Agama, Danil Anzar Simanjuntak, usai rapat kerja bersama di Senayan, Jakarta.
Menurut Marwan, penurunan biaya ini merupakan hasil dari evaluasi menyeluruh terhadap efisiensi anggaran dan kerja sama yang lebih baik dengan pemerintah Arab Saudi.
Pemerintah menegaskan, meskipun biaya turun, kualitas pelayanan tetap menjadi prioritas utama. Dari total biaya Rp87,4 juta, porsi nilai manfaat (subsidi dari dana haji) mencapai Rp33.215.558 atau sekitar 38%, sementara porsi yang dibayarkan langsung oleh jemaah sebesar Rp54.193.806 (62%).
Struktur ini, kata Marwan, bertujuan agar keberlanjutan dana haji tetap terjaga tanpa membebani calon jemaah.
“Kami ingin memastikan bahwa biaya yang dibayarkan jemaah sesuai dengan asas keadilan dan transparansi,” tegas Marwan yang dilansir dari tvonenews.
Wakil Menteri Agama, Danil Anzar Simanjuntak, menambahkan bahwa penurunan biaya haji ini tak berarti penurunan kualitas. Pemerintah tetap menjamin standar akomodasi, konsumsi, dan transportasi di Arab Saudi akan dijaga dengan baik.
Ia menyebut adanya optimalisasi kerja sama dengan maskapai penerbangan, penginapan di Madinah, serta sistem logistik yang lebih terintegrasi sebagai faktor utama penghematan biaya. Selain itu, digitalisasi layanan haji seperti sistem visa elektronik dan manajemen perjalanan terpusat juga berkontribusi pada efisiensi pengeluaran.
Pemerintah menargetkan penyelenggaraan haji 2026 dapat berlangsung lebih nyaman, cepat, dan tertib, mengingat jumlah kuota jamaah Indonesia diperkirakan meningkat.
“Turunnya biaya haji adalah kabar baik bagi masyarakat. Kami ingin memastikan pelayanan terbaik tetap diberikan kepada seluruh calon jemaah,” tutup Marwan.
Dengan keputusan ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menekan biaya haji tanpa mengorbankan standar pelayanan ibadah.