Akhirnya Terjawab! Pabrik Sarung Tangan Korea Rp74 Miliar di Kebumen Resmi Dibangun Serap2 Ribu Lapangan Kerja

Groundbreaking pabrik sarung tangan PT JJG Spotec Indo
Sumber :
  • Pemkab Kebumen

Setelah dua tahun tertunda, PT JJG Spotec Indo asal Korea akhirnya bangun pabrik sarung tangan Rp74 miliar di Kebumen. Proyek ini serap ribuan tenaga kerja lokal

img_title Beda Jalan Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon: Dari Sahabat Red Sparks Jadi Rival Panas V-League

Viva, Banyumas - Setelah lebih dari dua tahun hanya menjadi wacana, teka-teki berdirinya pabrik sarung tangan ekspor kelas dunia di Kebumen akhirnya terjawab.

PT JJG Spotec Indo, perusahaan asal Korea Selatan, resmi memulai pembangunan pabriknya di lahan bekas pasar hewan Desa Purbowangi, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, pada Senin, 27 Oktober 2025.

img_title Pelajar SMK Asal Kebumen Meninggal Usai Tenggelam di Kedung Pakuran Sruweng

Momentum bersejarah ini ditandai dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama yang dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua DPRD H. Saman Halim Nurrohman, jajaran Forkopimcam Buayan, serta pihak investor dari Korea yang dipimpin Mr. Kim selaku Direktur PT JJG Spotec Indo.

Dalam sambutannya, Mr. Kim menyampaikan rasa bangganya atas kerja sama yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen.

img_title Tebing 4 Meter Amblas di Padureso Kebumen, Material Longsor Hampir Menyentuh Pondasi Rumah Warga

“Kami sangat senang bisa memulai proyek ini. Harapan kami, pembangunan berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya dilansir dari Pemkab Kebumen.

Pabrik ini dirancang untuk menyerap antara 1.500 hingga 2.135 tenaga kerja lokal yang telah mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) setempat.

Hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang telah lama menantikan kejelasan investasi besar ini. Bupati Lilis Nuryani mengungkapkan rasa syukur dan harapan besar atas berdirinya industri baru tersebut.

“Ini adalah sejarah baru bagi Kabupaten Kebumen. Kami bersyukur karena kehadiran investor ini akan membuka banyak lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal,” tuturnya.

Kepala DPMPTSP Kebumen, Sukamto, menjelaskan bahwa nilai investasi proyek ini mencapai Rp 74,1 miliar. Pabrik berdiri di atas lahan 1,95 hektare milik Pemerintah Daerah dengan sistem sewa. Bangunan utamanya seluas 6.739 meter persegi, terdiri dari gedung produksi, mess karyawan, dan kantor manajemen.

Selain itu, Pemkab Kebumen juga membangun akses jalan baru selebar 10 meter menuju lokasi, guna mendukung kawasan industri Gombong.

Proyek ini diharapkan. Bupati Lilis menegaskan, hadirnya pabrik PT JJG Spotec Indo bukan hanya soal investasi, tetapi tentang masa depan masyarakat Kebumen.

Halaman Selanjutnya
img_title