1 Keluarga Tewas dalam Tabrak Lari Sragen, Polisi Gunakan Alat Canggih 3D Laser Scanner Untuk Merekonstruksi Kejadian
- Tiktok @samodra10
Tragedi tabrak lari di Sragen tewaskan satu keluarga. Polda Jateng turun langsung olah TKP dengan teknologi 3D Laser Scanner demi mengungkap pelaku dan mencari keadilan
Viva, Banyumas - Tragedi memilukan terjadi di Sragen, Jawa Tengah. Satu keluarga beranggotakan empat orang menjadi korban tabrak lari di Jalan Gedongan–Pungsari, Plupuh, Sragen.
Peristiwa nahas ini mengundang perhatian luas, terlebih setelah Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah turun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan alat canggih 3D Laser Scanner dan Traffic Accident Analysis (TAA).
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jateng, AKBP Christoper Adhikara Lebang, memimpin langsung proses olah TKP tersebut. Ia didampingi oleh Kasatlantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tirto Satrio Leksono, bersama sejumlah anggota.
Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, dengan tujuan utama untuk mengungkap fakta sebenarnya di lapangan dan menemukan petunjuk yang dapat mengarah pada identitas pelaku tabrak lari.
“Iya, ini olah TKP untuk mencari fakta di lapangan. Setelah ini akan kita lanjutkan dengan gelar perkara,” ujar Iptu Kukuh di lokasi, Selasa (28/10/2025) dilansir dari tvonenews.
Korban dalam peristiwa tragis ini diketahui bernama Saiful Anwar (32), warga Dukuh Jengglong, Desa Jembangan, Kecamatan Plupuh. Ia tewas bersama istrinya, Unik Yuwanti (29), dan dua anak mereka, Alikha Nafisha Anwar (7) serta Amira Syarifatil Anwar (5).
Keempatnya meninggal dunia di tempat kejadian akibat benturan keras dengan kendaraan yang melarikan diri setelah menabrak.
Suasana duka mendalam menyelimuti rumah keluarga korban. Jenazah keempatnya telah dimakamkan di pemakaman desa setempat pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Paman korban, Harno, mengatakan pemakaman berlangsung haru dan dihadiri ratusan warga.
“Proses pemakaman selesai sekitar jam dua pagi. Dimakamkan di empat liang lahat yang berbeda,” ungkap Harno dengan suara bergetar. Keluarga besar korban masih terpukul dengan kehilangan mendadak tersebut.
Ayah Saiful terlihat termenung lama di rumah duka dengan tatapan kosong, seolah belum percaya dengan tragedi yang menimpa keluarganya. Sementara itu, pihak kepolisian berjanji akan mengusut kasus ini hingga tuntas.