Motor Tabrak Pejalan Kaki di Sigaluh Banjarnegara, Korban Luka di Kepala dan Tangan Diduga Karena Minim Penerangan
- PMI Kabupaten Banjarnegara
Motor menabrak pejalan kaki di Jalan Raya Kalibenda, Banjarnegara, akibat jalan gelap. Dua korban luka-luka kini dirawat. Polisi imbau warga dan pengendara lebih waspada
Viva, Banyumas - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Kalibenda, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, pada Kamis malam (23/10/2025). Sebuah sepeda motor menabrak pejalan kaki yang sedang menyeberang di depan Salon Yosi.
Peristiwa ini diduga kuat disebabkan oleh minimnya penerangan jalan, sehingga pengendara tidak sempat melihat korban yang tengah menyeberang.
Dikutip dari akun Instagram @banjarnegaraterkini, Kronologi kejadian bermula ketika seorang pejalan kaki bernama ED (31), warga Lembang, Bandung, menyeberang dari arah kanan jalan menuju seberang.
Pada saat bersamaan, motor yang dikendarai ZDF (24), warga Bandingan, Sigaluh, melaju dari arah barat ke timur. Karena kondisi jalan gelap dan jarak pandang terbatas, tabrakan pun tak terhindarkan.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berhamburan ke lokasi untuk menolong korban. Keduanya ditemukan dalam kondisi luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat menggunakan ambulans PMI Banjarnegara. Menurut keterangan saksi mata, kejadian berlangsung sangat cepat.
“Pejalan kaki nyebrang dari kanan, motor datang dari arah timur, langsung menabrak dari belakang. Waktu itu lampu jalan gelap sekali,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi.
Dari hasil pemeriksaan awal, ED mengalami luka lecet di pipi kanan, luka di gusi atas, serta luka robek di kepala. Sementara itu, ZDF mengalami luka robek di punggung tangan kanan, lecet di dagu dan siku, serta nyeri di bahu kanan.
Beruntung, keduanya masih dalam keadaan sadar dan kini mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Polisi dari Satuan Lalu Lintas Polres Banjarnegara telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Dugaan awal mengarah pada minimnya penerangan jalan serta kurangnya reflektor di sekitar lokasi, yang membuat jarak pandang pengendara sangat terbatas pada malam hari.
Petugas juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di ruas jalan Kalibenda, terutama di malam hari. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di kawasan rawan kecelakaan.