Beras Masih di Bawah HET! Fakta dari Sidak Polres Kebumen dan Bapanas di Pasar Tumenggungan

Petugas cek harga beras di Pasar Tumenggungan
Sumber :
  • Polres Kebumen

Polres Kebumen dan Bapanas sidak ke Pasar Tumenggungan. Harga beras di Kebumen terpantau stabil di bawah HET dengan stok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat

img_title Bantuan Beras 30 Kg Cair Mulai 17 Agustus 2026, 33,24 Juta Keluarga Jadi Sasaran, Anggaran Capai Rp17,52 Triliun

Viva, Banyumas - Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2025, Polres Kebumen bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di wilayah Kebumen, Kamis (23/10/2025).

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di Kebumen masih stabil dan berada di bawah batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

img_title Beras dan Minyak Goreng Dari Bulog Banyumas Siap Ringankan Beban Warga Banjarnegara

Sidak gabungan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, bersama Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas, Sri Nuryanti, serta pejabat daerah lainnya, seperti Sekda Kebumen, Edi Rianto, dan Kepala Distapang Kebumen, Teguh Yuliono.

Turut hadir juga Kapolres Kebumen melalui Kasatreskrim AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata dan Pimpinan Bulog KC Magelang. Rombongan memantau langsung harga beras di dua lokasi utama, yakni Pasar Tumenggungan dan swalayan Jadi Baru.

img_title Sempat Dicari Sepekan, Ibu dan Anak dari Kebumen Ditemukan Selamat di Rumah Orang Tuanya di Lamongan

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, harga beras premium rata-rata dijual Rp14.600 per kilogram, sedangkan beras medium sekitar Rp13.000 per kilogram.

Menurut AKP Yofi, angka tersebut masih berada di bawah ketentuan HET untuk wilayah Kebumen, yaitu Rp14.900/kg untuk beras premium dan Rp13.500/kg untuk beras medium.

“Dari pengecekan yang kami lakukan, harga beras di Kebumen masih aman dan sesuai aturan. Tidak ada indikasi permainan harga di pasar,” tegas AKP Yofi dikutip dari Polres Kebumen. Selain harga, tim juga memastikan stok beras dalam kondisi aman.

Dari dua sampel kios yang diperiksa, ditemukan stok beras medium sekitar 3 ton dan beras premium 1,5 ton, yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat.

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk menjaga stabilitas pangan dan mencegah kepanikan publik di tengah fluktuasi harga komoditas.

“Kami ingin memastikan harga pangan, khususnya beras, tetap terkendali dan stok tersedia dengan baik di seluruh daerah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Polres, Pemkab, dan Bulog yang telah aktif menjaga distribusi beras agar sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

Halaman Selanjutnya
img_title