Bakar Sampah Berujung Panik: Angin Kencang Sebabkan Pohon Bambu di Purworejo Ludes Terbakar
- instagram @damkar_purworejo
Kebakaran bambu di Manggisan, Purworejo, terjadi akibat pembakaran sampah di tengah angin kencang. Damkar berhasil padamkan api dengan cepat tanpa korban jiwa
Viva, Banyumas - Suasana siang yang tenang di Kelurahan Cangkrep Lor, Kecamatan Purworejo, mendadak berubah tegang setelah api melahap rumpun bambu di kawasan Manggisan, Selasa (21/10/2025).
Peristiwa kebakaran ini bermula dari aktivitas warga yang membakar sampah di dekat lokasi, sebelum angin kencang tiba-tiba membuat api merambat dengan cepat. Menurut laporan Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Purworejo, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.40 WIB.
Warga bernama Brenda, yang menyaksikan api mulai membesar di area bambu, segera melaporkan kejadian tersebut ke Mako Induk Damkar Purworejo. Tak butuh waktu lama, Regu C yang sedang berjaga langsung bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 11.50 WIB, tim tiba di tempat kejadian dan langsung melakukan proses pemadaman.
“Api merambat sangat cepat karena angin berhembus kencang dan cuaca sedang panas. Kami fokus mencegah agar api tidak menyambar ke pemukiman warga,” ujar salah satu petugas Damkar yang dilansir dari laman Damkar Purworejo. Beruntung, upaya cepat petugas berhasil mengendalikan situasi.
Dalam waktu kurang dari 20 menit, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Tim Damkar kemudian melakukan proses pendinginan (cooling down) untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang dapat memicu kebakaran ulang.
Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan rumah warga. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di musim panas dan berangin seperti saat ini.
Kepala Seksi Operasional Damkar Purworejo mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran lahan kecil yang bisa berkembang menjadi besar.
“Cukup satu percikan saja bisa membesar bila kondisi kering dan angin kencang. Kami minta warga melapor lebih cepat bila melihat api yang tidak terkendali,” tegasnya.
Program edukasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran juga terus digalakkan oleh Damkar Purworejo, terutama di wilayah rawan seperti permukiman padat dan area dekat lahan bambu atau tegalan.