KA Harina Tabrak Truk Trailer di Kaligawe Semarang, Warga Panik dan Lalu Lintas Lumpuh Total
- Tiktok @dmnf_railfans_
Kecelakaan KA Harina di perlintasan Kaligawe bikin macet parah. Truk trailer tertabrak bagian belakang, sopir selamat, evakuasi berlangsung dua jam hingga jalur kembali normal
Viva, Banyumas - Kecelakaan maut nyaris terjadi di perlintasan sebidang Jalan Kaligawe, Kota Semarang, Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 17.10 WIB. Sebuah truk trailer tanpa muatan tertabrak Kereta Api Harina relasi Semarang–Surabaya.
Peristiwa ini menyebabkan kepanikan warga dan kemacetan panjang di jalur utama Pantura tersebut. Menurut kesaksian warga setempat, Suliatyo (38), kecelakaan bermula ketika truk melintas dari arah selatan ke utara saat kondisi lalu lintas tengah padat.
“Truk itu sudah separuh badan melewati rel, tapi tiba-tiba KA Harina melintas dari arah timur dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.
Benturan keras pun tak terhindarkan. KA Harina menghantam bagian belakang truk, menyebabkan kendaraan berat itu berputar sebelum akhirnya terguling ke sisi jalan.
Sementara, rangkaian kereta terpaksa berhenti mendadak di tengah rel, menimbulkan kepulan asap tipis dari roda besinya.
Dilansir dari tvonenews, Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun sopir truk dikabarkan mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Petugas gabungan dari Polrestabes Semarang, PT KAI Daop 4, dan Dinas Perhubungan langsung turun tangan untuk melakukan evakuasi serta mengatur arus lalu lintas.
Akibat kejadian ini, kemacetan parah tak terhindarkan di sepanjang ruas Kaligawe, baik dari arah Pelabuhan Tanjung Emas maupun menuju Demak.
Kendaraan mengular hingga lebih dari tiga kilometer. Proses evakuasi truk dan pemeriksaan rel berlangsung hampir dua jam sebelum jalur kembali normal. Kepala Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Teguh Arifianto, menyampaikan bahwa perlintasan tersebut termasuk kategori perlintasan tanpa palang otomatis, sehingga potensi bahaya lebih tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi rel, selalu berhenti, tengok kanan kiri, dan pastikan aman sebelum melintas,” tegasnya.
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi pengguna jalan agar lebih disiplin terhadap rambu keselamatan di perlintasan sebidang.
Pemerintah Kota Semarang bersama PT KAI juga berencana mempercepat pemasangan palang otomatis dan kamera pengawas di beberapa titik rawan kecelakaan.