Polisi Bongkar Fakta Warung Kang Mus Diserang! Ternyata Hanya Tukang Parkir Minta Makan

Epy Kusnandar (Kang Mus-Preman Pensiun)
Sumber :
  • Antaranews

VIVA, Banyumas – Drama di balik layar lebih seru dari sinetron! Warung milik aktor Epy Kusnandar, pemeran Kang Mus di 'Preman Pensiun', dan istrinya, Karina Ranau, mendadak jadi sorotan.

img_title Ngaku Dibacok Geng Motor, Pelajar Pemalang Ternyata Terlibat Tawuran Antarpelajar

Sebuah insiden tegang yang terekam kamera dan viral di media sosial dikira aksi pemalakan preman.

Karina bahkan sempat mengunggah momen perdebatan sengit itu, menunjukkan keberaniannya menolak permintaan uang.

img_title Profil Encuy Preman Pensiun, Pernah Jadi Barista, Pemain Sinetron hingga Jualan Cireng

Namun, kejutan datang dari Kepolisian! Kapolsek Pancoran, Komisaris Polisi Mansur, membongkar fakta sebenarnya yang jauh dari dugaan pungli. Apa sebenarnya yang terjadi di balik keributan warung Kang Mus?

Melansir dari tvonenews, kabar mengejutkan sempat menggemparkan jagat maya setelah warung milik selebriti Epy Kusnandar, atau yang lebih dikenal sebagai Kang Mus 'Preman Pensiun', dan istrinya, Karina Ranau, dikabarkan menjadi korban pungutan liar (pungli).

img_title Encuy Preman Pensiun Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Otopsi

Peristiwa yang terjadi di JL. Haji Samali, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ini terekam dalam sebuah video viral, di mana Karina tampak menahan emosi saat berhadapan dengan dua pria yang bersikeras meminta sesuatu.

Dalam rekaman yang dibagikannya, Karina Ranau sempat melontarkan keberatan atas tindakan tidak sopan tersebut, "Tolong dong bang caranya yang sopan ... Kita ini capek di sini bang, kita ini capek. Kita di sini bayar, kita sewa, buang tenaga. Baru berapa hari sudah digangguin," ujarnya, mencerminkan frustrasi mendalam. Banyak warganet langsung menduga ini adalah aksi pemalakan oleh preman sungguhan.

Namun, teka-teki insiden pada Minggu malam, 19 Oktober 2025, itu akhirnya terpecahkan oleh pihak kepolisian. Kapolsek Pancoran, Komisaris Polisi Mansur, pada Selasa, 21 Oktober 2025, menepis keras kabar adanya aksi pungli.

"Bukan pungli, setelah kita mintai keterangan, faktor makan saja,” tegas Kompol Mansur.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa biang kerok keributan tersebut adalah urusan perut. Saat warung Karina hendak tutup, dua pria datang dan meminta makanan.

Masalahnya, stok makanan sudah ludes. Penolakan ini lantas membuat kedua pria tersebut marah dan memicu adu mulut sengit dengan Karina Ranau.

Polisi mengungkap, kedua pria yang tampak beringas itu hanyalah tukang parkir yang biasa mangkal di sekitar warung dan, yang penting, berada dalam kondisi setengah teler alias mabuk. Mereka bukan preman yang melakukan pemerasan atau pungli.

Halaman Selanjutnya
img_title