Guru Ngaji di Purworejo Dapat Kabar Gembira! Pemkab Mulai Salurkan Insentif Tahun 2025
- Pemkab Purworejo
Pemkab Purworejo mulai salurkan insentif 2025 untuk guru ngaji dan pengajar keagamaan. Langkah ini wujud dukungan terhadap pembangunan masyarakat religius dan berakhlak mulia
Viva, Banyumas - Pemerintah Kabupaten Purworejo mulai menyalurkan insentif bagi Guru Ngaji dan Pengajar Keagamaan Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membangun karakter religius masyarakat.
Kegiatan penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti, SH, didampingi Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si di Pendopo Kabupaten Purworejo, Sabtu (18/10/2025). Program ini menjadi bagian dari implementasi visi Purworejo Berseri (Bersih, Sejahtera, Religius, dan Indah) melalui program unggulan Religius Masyarakate yang berfokus pada penguatan nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Bupati Yuli Hastuti dalam sambutannya menyampaikan, guru ngaji dan pengajar keagamaan merupakan ujung tombak dalam pembinaan moral, spiritual, serta pendidikan karakter generasi muda Purworejo.
“Guru ngaji adalah pilar penting dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berilmu. Pemerintah daerah berkewajiban memberikan perhatian dan penghargaan yang layak bagi mereka,” ujar Yuli dikutip dari Pemkab Purworejo.
Bupati menambahkan, pemberian insentif guru ngaji 2025 ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengajar agama sekaligus menumbuhkan semangat baru dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.
Selain memberikan bantuan finansial, Pemkab Purworejo juga menyiapkan program pendampingan dan pelatihan agar para pengajar memiliki kemampuan pedagogis yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kami berharap insentif ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga penyemangat untuk terus menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin di seluruh penjuru Purworejo,” tambahnya.
Wakil Bupati Dion Agasi menegaskan, program hibah insentif ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang religius dan berdaya saing. Menurutnya, para pengajar keagamaan berperan besar dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat karakter bangsa, serta mendorong generasi muda agar berakhlak baik dan cinta Tanah Air.
“Insentif ini adalah bentuk terima kasih kami kepada para guru ngaji yang telah berjuang mendidik tanpa pamrih. Pemerintah ingin hadir memberikan dukungan nyata,” ujarnya.
Dengan tersalurnya hibah ini, Pemkab Purworejo berharap seluruh pihak dapat terus bersinergi mewujudkan kabupaten yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berkarakter religius dan berakhlak mulia.