90 Barang Tertinggal di Kereta! KAI Daop 5 Purwokerto Sukses Kembalikan Perhiasan, Dokumen, hingga Gadget Mahal
- Dok. Humas Daop 5 Purwokerto
VIVA, Banyumas – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Melalui layanan "Lost and Found" yang tersedia di Stasiun Purwokerto, Kutoarjo, dan Cilacap, KAI berhasil mengembalikan barang-barang berharga milik penumpang yang tertinggal di stasiun maupun di dalam kereta.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif petugas serta dukungan sistem pengawasan CCTV yang tersebar di berbagai titik strategis.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras para pekerja KAI dan kecanggihan sistem CCTV yang telah membantu dalam menemukan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal kepada pemiliknya," ujar Krisbiyantoro dalam keterangannya, Kamis (3/4/2024).
Berdasarkan laporan periode 21 Maret – 2 April 2025, sebanyak 90 barang tertinggal ditemukan di area stasiun dan dalam kereta.
Barang-barang tersebut terdiri dari enam barang dengan jenis makanan, 71 barang biasa seperti payung, kacamata, dan ID card, serta 13 barang berharga dengan total nilai estimasi mencapai Rp36.340.000.
Hingga saat ini, enam barang telah dikembalikan kepada pemiliknya, sementara 84 barang lainnya masih dalam proses identifikasi.
KAI memastikan bahwa proses pengembalian barang dilakukan dengan verifikasi ketat untuk memastikan keabsahan kepemilikan barang tersebut.
"Kami memastikan bahwa barang-barang yang dikembalikan benar-benar milik pemiliknya. Hal ini sebagai bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen," tambah Krisbiyantoro.
Selain layanan Lost and Found, KAI Daop 5 Purwokerto juga mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran 2025 (21 Maret – 3 April 2025).
Tercatat sebanyak 188.076 penumpang berangkat dari wilayah Daop 5 dan 333.172 penumpang tiba di stasiun-stasiun wilayah ini.
Stasiun Purwokerto tetap menjadi pusat kepadatan dengan jumlah keberangkatan dan kedatangan penumpang yang tinggi.
Meskipun sistem Lost and Found berjalan efektif, Krisbiyantoro tetap mengingatkan penumpang untuk selalu memeriksa kembali barang bawaannya sebelum meninggalkan kereta guna mencegah kehilangan.
"Kami sangat mengharapkan kesadaran para penumpang untuk lebih teliti dalam membawa barang pribadi mereka. Sebelum turun dari kereta, luangkan waktu sejenak untuk memeriksa kembali tempat duduk, rak bagasi, dan area sekitar," pungkasnya
VIVA, Banyumas – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Melalui layanan "Lost and Found" yang tersedia di Stasiun Purwokerto, Kutoarjo, dan Cilacap, KAI berhasil mengembalikan barang-barang berharga milik penumpang yang tertinggal di stasiun maupun di dalam kereta.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif petugas serta dukungan sistem pengawasan CCTV yang tersebar di berbagai titik strategis.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras para pekerja KAI dan kecanggihan sistem CCTV yang telah membantu dalam menemukan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal kepada pemiliknya," ujar Krisbiyantoro dalam keterangannya, Kamis (3/4/2024).
Berdasarkan laporan periode 21 Maret – 2 April 2025, sebanyak 90 barang tertinggal ditemukan di area stasiun dan dalam kereta.
Barang-barang tersebut terdiri dari enam barang dengan jenis makanan, 71 barang biasa seperti payung, kacamata, dan ID card, serta 13 barang berharga dengan total nilai estimasi mencapai Rp36.340.000.
Hingga saat ini, enam barang telah dikembalikan kepada pemiliknya, sementara 84 barang lainnya masih dalam proses identifikasi.
KAI memastikan bahwa proses pengembalian barang dilakukan dengan verifikasi ketat untuk memastikan keabsahan kepemilikan barang tersebut.
"Kami memastikan bahwa barang-barang yang dikembalikan benar-benar milik pemiliknya. Hal ini sebagai bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen," tambah Krisbiyantoro.
Selain layanan Lost and Found, KAI Daop 5 Purwokerto juga mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran 2025 (21 Maret – 3 April 2025).
Tercatat sebanyak 188.076 penumpang berangkat dari wilayah Daop 5 dan 333.172 penumpang tiba di stasiun-stasiun wilayah ini.
Stasiun Purwokerto tetap menjadi pusat kepadatan dengan jumlah keberangkatan dan kedatangan penumpang yang tinggi.
Meskipun sistem Lost and Found berjalan efektif, Krisbiyantoro tetap mengingatkan penumpang untuk selalu memeriksa kembali barang bawaannya sebelum meninggalkan kereta guna mencegah kehilangan.
"Kami sangat mengharapkan kesadaran para penumpang untuk lebih teliti dalam membawa barang pribadi mereka. Sebelum turun dari kereta, luangkan waktu sejenak untuk memeriksa kembali tempat duduk, rak bagasi, dan area sekitar," pungkasnya